membuattempat minum kelinci sendiri. Tempat minum kelinci buatan sendiri versi-1 sudah tahu kan, perbedaan dengan versi-2 adalah dalam hal pemakaian stoper aja. kalau di ver-1 menggunakan prinsip kedap udara sehingga air tidak mudah keluar (untuk mengakalinya Anda perlu mencoba panjang pendeknya pipa, antara 10 - 15 cm agar diperoleh kedap udara
Air sangat penting bagi kesehatan kelinci untuk dapat mencerna makanannya dengan baik. Itulah mengapa air minum harus disediakan untuk kelinci. Bagi para pemula, pasti akan kebingungan dengan cara memberi minum kelinci secara baik dan benar. Tetapi tidak perlu khawatir, cara-cara berikut ini dapat menjadi jalan keluar untuk mengatasi permasalahan tersebut 1. Tentukan Tempat Minum Cara memberi minum kelinci adalah dengan menyiapkan tempat minumnya terlebih dahulu. Terdapat 2 jenis tempat minum air untuk kelinci, yang berbentuk botol dan yang berbentuk mangkuk. Kelebihan tempat minum air botol yaitu air dapat langsung mengarah ke mulut kelinci. Adapun kekurangannya adalah kemungkinan terjadi kebocoran serta sulit untuk dibersihkan. Kelinci biasanya mencari sumber airnya dari dalam tanah, sehingga keberadaan tempat minum mangkuk merupakan cara alami kelinci untuk minum. Tetapi kekurangan mangkuk air ini adalah sangat mudah kotor dan dapat terguling. Dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing tempat air minum tersebut, pemilik kelinci dapat menentukan sendiri tempat minum terbaik untuk kelincinya. Baca Juga 5 Cara Merawat Bayi Kelinci yang Baru Dilahirkan 2. Masukkan Air ke dalam Tempat Minum Kelinci harus diberi air murni yang sumbernya sama dengan yang diminum oleh pemilik kelinci. Jumlah yang kelinci minum sangat beragam, tergantung pada lingkungan dan makanan yang dikonsumsinya. Kelinci berukuran sedang biasanya akan minum sekitar 50-300 ml per hari. Pastikan tempat minum air ini terus terisi agar kelinci tidak dehidrasi. Untuk tempat minum botol dapat dimasukkan air sebanyak 600 ml untuk 2 ekor kelinci. Sementara tempat minum mangkuk dapat dimasukkan air sebanyak 550ml. Akan tetapi takaran tersebut tidak mutlak, karena tergantung pada jumlah kelinci yang dimiliki. Semakin banyak memiliki kelinci, maka sangat disarankan untuk menambah jumlah tempat minum serta kapasitasnya. 3. Letakkan Tempat Minum pada Kandang Sebagian besar tempat minum botol dijual bersama pengait di bagian sampingnya. Ini digunakan untuk memasang tempat minum botol ke dalam kandang. Letakkan tempat minum botol ini di lokasi yang mudah diakses oleh kelinci. Pastikan tempat botol minum ini berada di bagian atas dalam kandang tetapi masih dapat dijangkau oleh kelinci. Sementara untuk tempat minum mangkuk bisa diletakkan di bagian bawah kandang bersama dengan tempat makannya. Tetapi jika sering menemukan kelinci menendang mangkuk ini hingga terbalik, maka membeli mangkuk dengan pengait dapat menjadi solusinya. Dengan adanya pengait ini membuat tempat minum tidak mudah tumpah serta airnya lebih mudah untuk diganti. Baca Juga Cara Membuat Kandang Kelinci dari Paralon yang Nyaman 4. Tutupi Tempat Minum Setelah dimasukkan, air tersebut harus diberikan penutup. Sebab air akan mudah kotor dan terpengaruh suhunya oleh lingkungan sekitar jika tidak ditutupi. Beberapa tempat minum botol biasanya dilengkapi dengan penutupnya sendiri sehingga mudah untuk menutupnya. Jika tidak dilengkapi penutup, maka penutup dibuat sendiri dengan kain yang dililitkan di sekitar botol minum. Sementara tempat minum mangkuk sudah pasti tidak memiliki penutup. Penutup bisa dibuat sendiri dengan meletakkan kertas atau semacamnya di sekitar tempat minum. Pastikan penutup tersebut tidak menghalangi kelinci untuk minum. Tetapi mangkuk ini bisa dibiarkan terbuka tanpa penutup. Untuk itu ingatlah untuk selalu memeriksa kondisi air agar terhindar dari kotoran. 5. Pastikan Tempat Minum Bekerja Cara ini khusus dilakukan untuk tempat minum yang berbentuk botol. Sebab terkadang tempat minum botol ini tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Cara untuk memeriksa apakah botol minum bekerja sangat mudah untuk dilakukan. Cukup dengan meletakkan jari tangan pada bagian bola di bagian tempat air seharusnya keluar. Jika air keluar dengan lancar maka botol minum tersebut bekerja dengan baik. Sementara jika air tidak keluar, maka botol minum tersebut rusak dan harus diperbaiki ataupun diganti dengan yang baru. Apabila tempat minum sudah bisa bekerja dengan baik, maka selanjutnya kelinci dapat dipersilahkan untuk mencoba minum dari sana. Baca Juga Penting! 5 Penyebab Bulu Kelinci Rontok, Pengetahuan Bagi Pemilik Kelinci Itulah cara memberi minum kelinci bagi pemula secara baik dan benar. Kelinci tidak boleh terlalu banyak minum karena dapat menimbulkan kembung. Untuk itu pastikan kelinci minum air dengan takaran yang tepat dan cukup agar dapat melancarkan pencernaan dan menghindari dehidrasi. Pos terkait5 Cara Merawat Ikan Koki Tanpa Oksigen Termudah5 Makanan Bayi Hamster Yang Aman Untuk Dikonsumsi5 Cara Memandikan Kelinci Tanpa Hair Dryer, Bisa Dilakukan Di Rumah6 Cara Merawat Burung Kutilang Agar Bersuara MerduKeunggulan Jenis Kelinci Bligon dan Tips BeternaknyaCara Mengatasi Kucing Susah Pipis dan Penyebabnya, Pecinta Kucing Wajib Tahu5 Cara Merawat Burung Cendet Cek DisiniCara Membuat Kandang Hamster Ternyata Semudah Ini5 Cara Merawat Bayi Kelinci yang Baru DilahirkanWalaupun kelinci hewan kecil, tapi kelinci sebenarnya sangat cerdas dan bisa dilatih, Kelinci juga hewan yang suka kebersihan, merka tidak suka tidur ditempat yang bau pipis, kecuali jika kelinci sedang sakit atau sekarat. hal yang perlu disiapkan jika ingin melatih kelinci pup dan pipis di litter box: 1. Litter Box / Box Plastik.
1. Penyakit Scabies pada Kelinci. Penyakit kelinci yang pertama ialah scabies atau scabiosis, penyakit ini berasal dari kutu sarcoptis scabi, tungau psoroptes cuniculi dan kutu haemodipsus ventricosus. Jenis parasit ini cukup berbahaya dan banyak mengakibatkan kegagalan peternak kelinci. Selain itu scabies juga memilik sifat menular.
1. Pelihara Lebih dari Satu Kelinci. Cara merawat kelinci sebaiknya berpasangan yaitu jantan dan betina, hanya memelihara satu ekor kelinci akan membuat ia bosan bahkan tertekan selama hidupnya sebab ia termasuk hewan sosial yang butuh interaksi dengan sesamanya. Jenis kelinci apapun, seperti hias atau anggora maupun untuk pedaging.
Perkembangan anak kelinci selanjutnya masuk ke masa penyapihan. Secara umum bayi kelinci akan disapih dari induknya setelah berumur 21-30 hari (3-4 mingguan). Setelah itu anak kelinci akan keluar dari sarang kemudian berloncat-loncat dan berlari-larian. Insting makannya pun mulai muncul. Ditambah sang induk akan mengenalkan makanan rumput padanya. .